Survey Explanation
Survei Topografi dan Detail Situasi
Topografi adalah survei untuk memetakan bentuk permukaan tanah beserta elevasi dan kontur suatu wilayah. Data topografi menggambarkan kondisi medan secara detail, termasuk perbedaan ketinggian dan fitur permukaan.
Kegunaan Survei
Topografi digunakan untuk perencanaan konstruksi, pengembangan lahan, dan infrastruktur. Membantu dalam pembuatan peta kontur, desain drainase, serta analisis volume cut and fill dan stok bahan baku.
Metode Akuisisi Data Topografi
Light Distance and Ranging (LiDAR)
LiDAR digunakan untuk mengakuisisi data topografi dengan cepat menggunakan sensor laser dari udara atau darat. Teknologi ini mampu menghasilkan point cloud dengan detail tinggi, bahkan pada area yang sulit dijangkau.
GNSS-Real Time Kinematik (RTK)
GNSS RTK digunakan untuk pengukuran koordinat secara real-time dengan tingkat akurasi tinggi. Metode ini efektif untuk pengambilan titik kontrol dan detail topografi di lapangan.
Total Station (TS)
Total Station digunakan untuk mengukur sudut dan jarak secara presisi dalam survei topografi. Metode ini cocok untuk detail pengukuran yang membutuhkan ketelitian tinggi di area terbatas.
Survey Explanation
Survei Foto Udara (Fotogrametri)
Fotogrametri digunakan untuk menghasilkan orthofoto dari citra udara dengan koreksi geometrik yang presisi. Proses ini mengubah foto menjadi peta dasar yang telah memilki skala dan posisi yang akurat.
Ground Control Point (GCP)
Ground Control Point (GCP) adalah titik kontrol di lapangan dengan koordinat yang digunakan sebagai referensi untuk meningkatkan akurasi hasil pemetaan fotogrametri. Sebaran GCP menyebar di area pekerjaan untuk mengkoreksi geometrik hasil foto udara.
Output Pengolahan
Ortofoto Basemap
Orthofoto merupakan citra udara yang telah dikoreksi secara geometrik sehingga memiliki skala dan posisi yang akurat umum digunakan sebagai basemap untuk pemetaan, analisis lahan
Digital Elevation Model (DEM)
dan Kontur
DEM (Digital Elevation Model) digunakan untuk merepresentasikan elevasi permukaan tanah dalam bentuk digital. Dari data ini dapat dihasilkan kontur yang berguna untuk analisis topografi dan perencanaan teknis
3D Model
Model 3D dihasilkan dari pengolahan data fotogrametri untuk merepresentasikan bentuk permukaan objek mengikuti bentuk aslinya.
